KIAT: P2P dan Saham Saat Properti Lesu

Ilustrasi: Istimewa

Harus dikatakan bahwa kini pasar properti Indonesia semakin melesu oleh sebab dampak wabah virus corona. Sehubungan itu maka yield sewa dan capital gain investasi properti sulit menembus di atas 5%—ada pengecualian untuk lokasi/pasar tertentu tetapi yang seperti ini amat langka.

Bila Anda punya dana berlebih untuk investasi maka sebenarnya bisa melirik sarana investasi lain yang masih terkait properti, dan bisa memberi tingkat keuntungan lebih jelas dan berperiode titik impas lebih singkat.

Sebagai contoh adalah pada platform peer to peer lending (P2P). Ada penyedia platform itu yang menghubungkan kita dengan pebisnis konstruksi yang butuh pinjaman modal kerja, dengan tenor singkat, serta imbal investasi yang jauh lebih menarik.

Juga ada platform yang menawarkan asuransi untuk investasi terhadap pinjaman modal kerja pebisnis konstruksi itu.

Sebagai contoh yang lain adalah investasi saham properti. Sekalipun kini secara umum harga saham properti turun, tetapi ke depan potensi untuk naik lagi pasti ada serta keuntungan dari kenaikan harga itu bisa saja lebih baik daripada investasi properti riil.

Hanya perlu dipertimbangkan pula bahwa investasi apa pun pasti punya risiko. (MT/Dhi)

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s