OPINI: Penting, Aspek Sosbud Ibu Kota Baru

Ilustrasi: Istimewa

 

Oleh Achmad Adhito

Sejatinya, wacana pindahnya ibu kota Indonesia, bukan hal baru. Walau, akhir-akhir ini semakin mewujud nyata saat republik ini dipiloti oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Ingat bukan, bahwa di masa perjuangan kemerdekaan, ibu kota sempat berpindah ke Bukit Tinggi (Sumatera Barat)? Juga, ingat bukan bahwa, di masa perjuangan kemerdekaan, Yogyakarta sempat menjadi ibu kota? Selanjutnya, Klik di Sini

Balada Frankenstein di Pro-Kontra Transportasi Online*

Monster Frankenstein (Sumber: Istimewa)

 

 

 

 

 

 

 

Oleh Achmad Adhito

Wah, bukan main, kemelut transportasi online di Indonesia, ternyata sejauh ini belum berujung pangkal. Terakhir kali, setelah pihak regulator mengumumkan ketentuan baru tentang transportasi online, pro-kontra masih bermunculan. Penolakan ataupun keberatan muncul dari konsumen ataupun pelaku transportasi online. Baca Selanjutnya

Mencari Bingkai Bening Reklamasi Pantai Jakarta*

Sumber Ilustrasi, Istimewa

 

Oleh Achmad Adhito**

Beberapa waktu setelah terpilihnya gubernur baru DKI Jakarta untuk periode 2017-2022, isu reklamasi di pantai Jakarta, kembali bergema cukup kencang. Gubernur terpilih, secara jelas menyatakan menghentikan proyek reklamasi, ataupun mengalihfungsikan sebagian pulau yang telah dibentuk, untuk fungsi lain.

Langkah ini mengundang respons dari pemerintah pusat atau juga sebagian kalangan bisnis.

Ada beberapa hal yang perlu dicermati dari semua itu: Baca Selanjutnya

Ibukota Negara Pindah?

Ilustasi/Istimewa

 

Oleh Budi Santoso

Jakarta, jika ibarat sebuah perusahaan maka secara finansial layak dikatakan perusahaan yang bangkrut. Bagaimana tidak. Antara pendapatan (APBD) dan pengeluaran (biaya-biaya kerugian) menunjukkan neraca negatif. APBD 2017 hanya Rp77 triliun, sementara biaya-biaya kerugian akibat kemacetan dan banjir saja lebih dari itu.

Japan International Cooperation Agency (JICA) beberapa tahun lalu pernah merilis hasil riset tentang kondisi transportasi Jakarta. Menurut riset tersebut, dengan sedikitnya 1.000 kendaraan baru meluncur setiap hari, diprediksikan lalu lintas pada tahun 2020 akan macet total, ditambah kerugian ekonomi mencapai Rp65 triliun per tahun. Baca Selanjutnya