KIAT: Sediakan Biaya Depresiasi Rumah

Ilustrasi/Istimewa

Bila memiliki rumah sendiri, pasti Anda sudah mengetahui bahwa umur bangunannya punya keterbatasan—sementara, nilai tanahnya selalu naik. Lazimnya, umur ekonomis sebuah bangunan adalah 20 sampai 30 tahun.

Maka, tidak ada salahnya bila tiap tahun Anda mengalokasikan biaya depresiasi aset bangunan, dalam perencanaan keuangan rumah tangga. Walhasil, ketika nantinya bangunan rumah mencapai usia 20 tahun sampai 30 tahun dan perlu renovasi besar atau bahkan dibangun ulang, Anda sudah punya dana untuk itu—-tidak perlu meminjam dana ke bank dan harus membayar biaya bunga kredit.

Bagaimana cara menghitung biaya depresiasi bangunan rumah? Sederhananya, perhitungkan kenaikan biaya konstruksi rumah per m2 dalam 30 tahun ke depan; kini rata-rata kenaikan biaya konstruksi adalah 4 persen sampai 5 persen per tahun.

Selanjutnya, setelah mendapatkan perkiraan biaya konstruksi per m2 dalam periode tersebut, kalikan dengan luas bangunan rumah. Lalu perolehan angka tersebut dibagi dengan angka 30 tahun; hasilnya adalah biaya depresiasi bangunan per tahun.

Terakhir, ada baiknya pula menanyakan hal ini kepada arsitek yang terampil menyusun RAB (rencana anggaran biaya) membangun rumah. (Dhi)

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s