KIAT: Kenali Masa Ramai-Lengang Penjualan Properti

Ilustrasi: Istimewa

Pemasaran unit properti punya semacam masa lengang ataupun ramai. Masa lengang misalnya saat sekitar Hari Idul Fitri serta awal tahun ajaran baru untuk siswa.

Sementara itu masa ramai misalnya sekitar akhir tahun dan awal tahun di mana banyak pekerja profesional yang baru menerima bonus tahunan.

Jadi sesuaikan irama tim.pemasaran properti dengan hal-hal tersebut. Masa lengang bisa diprioritaskan untuk fokus ke promosi sementara masa ramai untuk fokus kepada penjualan. (MT/Dhi)

KIAT: Investasilah ke KPR, Bukan Mobil

Ilustrasi/Istimewa

Kalau Anda pekerja profesional muda yang punya pilihan antara membeli rumah atau mobil menggunakan kredit perbankan, gunakan kacamata keuntungan investasi. Dalam hal ini, sangat jelas bahwa membeli rumah lebih menguntungkan daripada mobil.

Penjelasannya sederhana, nilai rumah selalu naik sedangkan nilai mobil selalu menyusut. Pula, kalau beban bunga dipertimbangkan, membeli rumah lebih menguntungkan.

Secara sederhana, harga rumah naik setidaknya 5% per tahun—berdasarkan kondisi pasar saat ini—maka dalam 15 tahun masa cicilan, berapakah nilai rumah itu? Sudah tentu, jauh melebihi beban bunga KPR yang sekitar 30%-an dari harga beli.

Adapun beban bunga kredit pemilikan kendaraan jauh lebih besar; pengamatan kolumnis BeritaRealEstate.co, beban bunga tersebut bisa 40%-an dari harga beli, dalam waktu maksimal hanya lima tahun. (Dhi)

KIAT: Cermati Rekam Jejak Bank Penerbit KPR

Ilustrasi/Istimewa

Jangan enggan memelajari rekam jejak bank penerbit KPR ataupun KPA, ketika hendak membeli rumah ataupun apartemen melalui pembiayaan lembaga jasa keuangan tersebut. Yang perlu dipelajari, antara lain: rata-rata tingkat suku bunga KPR/KPA dalam beberapa tahun terakhir; interval antara tingkat suku bunga KPR/KPA dengan suku bunga acuan BI Rate dalam periode tertentu; dan lain-lain.

Yang cukup penting, perhatikan rekam jejak bank itu dalam kecepatan menurunkan tingkat suku bunga KPR/KPA, di saat suku bunga acuan BI Rate diumumkan turun oleh Bank Indonesia. Pengamatan kolumnis BeritaRealEstate.co, kecepatan bank dalam menurunkan tingkat bunga KPR/KPA tersebut, tidak sama.

Hal seperti itu penting karena, pada akhirnya, terkait dengan total harga properti yang harus Anda bayarkan ke bank. Untuk KPR ataupun KPA bersistem bunga efektif dan mengambang, hal seperti ini sangat perlu diperhatikan—berbeda dengan KPR/KPA syariah yang banyak menggunakan sistem angsuran bernilai tetap. (Dhi)

KIAT: Tambahkan SDM Sesuai Kemajuan Proyek

Istimewa

Dalam pengembangan sebuah proyek properti,  pengembang perlu efisien penambahan SDM (sumber daya manusia), dan dalam hal ini   penambahan diparalelkan dengan kemajuan dan perluasan proyek.

Misalnya,  ketika masih di awal konstruksi, tenaga pemasaran bisa sekaligus merangkap sebagai customer service, lantas ketika kemajuan proyek semakin luas barulah divisi customer service diadakan tersendiri. (BS)

KIAT: Boleh Protes ke Satu Proyek, Bila Apa?

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Tatkala di lingkungan sekitar Anda ada sebuah proyek umum seperti perluasan jalan, perbaikan jalan, penggalian kabel, dan lain-lain, memang terasa bahwa kenyamanan terganggu. Tetapi proyek itu memang sejatinya diizinkan demi kepentingan publik.

Walau begitu, ada beberapa protes ataupun pengaduan yang bisa Anda lakukan untuk beberapa hal. Antara lain, bila hal ini terjadi: tidak ada fasilitas memadai untuk pejalan kaki ataupun penyandang cacat; tidak tersedianya rambu pengaman dan penerangan tambahan yang memadai untuk pengendara kendaraan bermotor ataupun pejalan kaki; dan lain-lain.

Dalam peraturan pemerintah, sebenarnya ada ketentuan bahwa setiap proyek seperti itu harus mematuhi patokan yang tujuannya demi terjaminnya keselamatan publik. Itu untuk mencegah kecelakaan terjadi ke publik di sekitar tempat proyek. (Dhi)