KIAT: Keuntungan Perbesar DP KPR

Ilustrasi/Istimewa

Satu cara mengecilkan angsuran KPR dari bank adalah dengan membesarkan nilai DP atau down payment kepada pihak bank. Selanjutnya? Klik di Sini

KIAT: Awasi Kemungkinan Tambahan DP KPR

Ilustrasi/Istimewa

Ketika Anda hendak membeli rumah—ataupun apartemen—komersial, melalui kredit perbankan, ada satu hal yang sangat pas dicermati.

Yaitu, kemungkinan nantinya tiba-tiba di tengah proses kredit, mesti menyediakan DP (down payment/uang muka) yang harus lebih besar daripada yang sudah dianggarkan.

Apa sebab hal itu? Begini, analis KPR sebuah bank akan menilai profil risiko dari calon debitur kredit tersebut. Bisa saja, analis tersebut menilai bahwa seorang debitur lebih pas diberikan kredit sebesar 70% dari harga rumah yang akan dibeli; maka, DP yang harus disediakan sebesar 30%.

Nah, ketika debitur awalnya menganggarkan dana DP sebesar 20%, bukankah ia harus menyediakan DP tambahan sebesar 10%?

Misalkan,  awalnya Anda hendak membeli rumah seharga Rp 200 juta, dan menganggarkan dana Rp 40 juta (20%) untuk DP. Saat analis KPR mengharuskan anda menyediakan DP sebesar 30%, bukankah harus menyediakan ekstra DP lagi yang besarnya Rp 20 juta? (Dhi)